Narative.id Pemalang · Network of Local News
ADVERTISEMENTPILKADES 2026
Kebijakan & Politik

Sepekan di Pemalang: Kasus Perundungan, Persiapan Pilkades hingga Kekeringan Jadi Sorotan

Berbagai persoalan mewarnai Kabupaten Pemalang sepanjang 15–21 Oktober 2026. Kasus dugaan perundungan di lingkungan sekolah, persiapan Pemilihan Kepala Desa…
Apel Pasukan Pengamanan Pilkades
Apel Pasukan Pengamanan Pilkades · Foto: Dok. Istimewa

NARATIVE.ID, Pemalang — Berbagai persoalan mewarnai Kabupaten Pemalang sepanjang 15–21 Oktober 2026. Kasus dugaan perundungan di lingkungan sekolah, persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak, kekeringan, serta persoalan sanitasi dan pembangunan daerah menjadi sejumlah isu yang mendapat perhatian.

Perkembangan kasus meninggalnya siswa SDN 1 Kebondalem, Muhammad Hasbi Al Aqib, masih menjadi perhatian publik. Pada 15 Oktober, pemberitaan mengenai pelaporan mantan kepala sekolah dan seorang guru kepada kepolisian menambah perkembangan penanganan kasus tersebut.

Pemerintah Kabupaten Pemalang juga menyiapkan langkah pencegahan perundungan melalui keterlibatan guru, orang tua, dan berbagai unsur pendidikan.

Dari bidang pemerintahan desa, sebanyak 726 personel gabungan disiapkan untuk mengamankan Pilkades Serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 9 November 2026. Kesiapan pengamanan ditandai dengan apel gelar pasukan di Alun-alun Pemalang pada Senin, 19 Oktober.

Sementara itu, kekeringan masih menjadi persoalan masyarakat di sejumlah wilayah Pemalang Selatan. Warga empat dukuh di Desa Pagenteran, Kecamatan Pulosari, menerima bantuan air bersih dari Kodim 0711/Pemalang.

Persoalan kebutuhan dasar warga juga menjadi perhatian di Desa Tasikrejo, Kecamatan Ulujami. Sebanyak 17 keluarga menerima bantuan pembangunan jamban dari Baznas Kabupaten Pemalang guna memperbaiki akses sanitasi.

Di bidang pembangunan, Pemkab Pemalang mulai memprioritaskan perbaikan infrastruktur, fasilitas pendidikan, dan penataan kawasan wisata untuk tahun anggaran 2027.

Pemerintah daerah juga menggelar sosialisasi perizinan bangunan dan usaha yang diikuti 100 perusahaan serta pelaku usaha.

Adapun di Desa Pedagung, pemerintah desa mulai membahas rancangan peraturan desa mengenai perlindungan perempuan dan anak dengan pendampingan akademisi UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Rangkaian perkembangan tersebut menunjukkan bahwa persoalan pendidikan, keamanan desa, pelayanan dasar, dan pembangunan masih menjadi agenda penting Kabupaten Pemalang.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
#Pantura#Pilkades#Warga
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Reporter / Redaksi Narative.id Pemalang

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT