Narative.id Pemalang · Network of Local News
ADVERTISEMENTPILKADES 2026
Kebijakan & Politik

Enam Kali Dugaan Keracunan MBG di Pemalang, Wakil Bupati Minta Seluruh Dapur Perketat Keamanan Pangan

NARATIVE.ID, PEMALANG — Enam kejadian dugaan keracunan makanan yang berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercatat di Kabupaten Pemalang sepanjang 2025 hingga 2026…
Pertemuan dalam rangka evaluasi MBG
Pertemuan dalam rangka evaluasi MBG · Foto: Dok. Peserta

NARATIVE.ID, PEMALANG — Enam kejadian dugaan keracunan makanan yang berkaitan dengan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tercatat di Kabupaten Pemalang sepanjang 2025 hingga 2026. Kondisi tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Pemalang yang meminta seluruh mitra dan pengelola dapur MBG memperketat pengawasan keamanan pangan.

Wakil Bupati Pemalang sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Pemalang, Nurkholis, menegaskan bahwa keselamatan penerima manfaat harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program tersebut.

Penegasan itu disampaikan dalam rapat koordinasi Tim Satgas MBG bersama mitra MBG se-Kabupaten Pemalang di Arjun Winner Hotel, Kelurahan Mulyoharjo, Kamis (5/11/2026).

"Berdasarkan catatan selama tahun 2025 hingga 2026, telah terjadi enam kali kejadian. Ini bukan persoalan yang bisa dianggap sepele, tetapi harus menjadi bahan evaluasi dan pembelajaran agar penyelenggaraan program MBG ke depan semakin baik," ujar Nurkholis.

Menurutnya, keberhasilan program MBG tidak cukup hanya diukur dari jumlah makanan yang dibagikan maupun banyaknya masyarakat yang menerima manfaat.

Kualitas makanan, kebersihan, kandungan gizi, dan keamanan pangan harus menjadi perhatian dalam setiap proses penyelenggaraan program.

Minta Seluruh Dapur MBG Perketat Pengawasan

Nurkholis meminta seluruh mitra dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) meningkatkan pengawasan mulai dari pengolahan bahan makanan, penyimpanan, pengemasan, hingga pendistribusian kepada penerima manfaat.

"Saya tegaskan bahwa keamanan pangan dan keselamatan penerima manfaat harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh ditawar dengan alasan apa pun," tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya penerapan standar higiene dan sanitasi pangan untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Menurut Nurkholis, program MBG merupakan salah satu program strategis nasional yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Karena itu, pelaksanaannya harus memastikan makanan yang diterima masyarakat tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dikonsumsi.

"Jangan sampai program yang tujuannya baik justru menimbulkan risiko bagi kesehatan penerima manfaat," ujarnya.

Satgas MBG dan Mitra Lakukan Evaluasi

Rapat koordinasi yang berlangsung mulai pukul 09.35 hingga 11.40 WIB tersebut diikuti sekitar 45 peserta.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pemalang Wiji Mulyati, perwakilan tim asistensi pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Jawa Tengah Nurul Iman, Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Pemalang Ika Siwi, serta Ketua Panitia Sujarwo.

Pertemuan juga diikuti anggota Satgas MBG Kabupaten Pemalang dan para mitra penyelenggara program.

Selain penyampaian evaluasi pelaksanaan MBG, rapat diisi dengan pemaparan mengenai SPPG di Kabupaten Pemalang serta sesi diskusi dan tanya jawab.

Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah mendorong perbaikan tata kelola, penguatan pengawasan, serta upaya mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat makanan yang disajikan.

Pemerintah Kabupaten Pemalang menekankan agar pengelola SPPG dan mitra MBG meningkatkan kedisiplinan dalam menjaga kualitas serta keamanan makanan sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
ADVERTISEMENTpromo aplikasi inline berita
#Desa#Pantura#Warga
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Moh. Fadli Nizami P, S.IP
Reporter / Redaksi Narative.id Pemalang

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT