NARATIVE.ID, Pemalang — Kekeringan masih dirasakan warga di wilayah Pemalang bagian selatan, khususnya Kecamatan Pulosari. Di Desa Cikendung, warga masih bergantung pada distribusi bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Salah satu titik terdampak berada di Dukuh Batur Watulawang. Di wilayah tersebut, warga menyiapkan ember, jeriken, bak hingga drum untuk menampung air yang disalurkan Kodim 0711/Pemalang.
Serka Taufik dari Kodim 0711/Pemalang mengatakan, distribusi air dilakukan berdasarkan kebutuhan di masing-masing wilayah. Dalam sehari, penyaluran bisa dilakukan lima hingga enam kali perjalanan.
Serka Taufik dari Kodim 0711/Pemalang mengatakan, distribusi air dilakukan berdasarkan kebutuhan di masing-masing wilayah. Dalam sehari, penyaluran bisa dilakukan lima hingga enam kali perjalanan.“Kalau kami sehari bisa lima sampai enam kali, tergantung daerah yang sangat membutuhkan,” kata Serka Taufik kepada Narative.id, Kamis (1/10/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan yang diperolehnya setelah menanyakan langsung kepada warga di lokasi, RT 18 disebut sudah sekitar satu minggu belum menerima bantuan air bersih. Sementara warga RT 20 menyampaikan jeda bantuan sekitar empat hari.
“Keterangan itu saya dapat setelah menanyakan langsung kepada masyarakat di situ,” ujar Serka Taufik.
Menurutnya, bantuan air sebenarnya tetap disalurkan ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan. Namun, banyaknya titik yang membutuhkan membuat distribusi harus dibagi ke beberapa lokasi.
“Bantuan ada, tapi dibagi beberapa wilayah. Kekurangannya karena jumlah penduduk banyak. Paling per kepala keluarga hanya dapat sekitar dua pikul. Untuk menunggu bantuan berikutnya, airnya biasanya sudah habis lebih dulu,” katanya.
“Bantuan ada, tapi dibagi beberapa wilayah. Kekurangannya karena jumlah penduduk banyak. Paling per kepala keluarga hanya dapat sekitar dua pikul. Untuk menunggu bantuan berikutnya, airnya biasanya sudah habis lebih dulu,” katanya.Kondisi tersebut membuat warga harus mengatur penggunaan air secara ketat sambil menunggu distribusi berikutnya.
Di Dukuh Batur Watulawang, antrean pengambilan air bahkan masih berlangsung hingga malam hari. Warga membawa berbagai wadah agar pasokan yang diterima bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga.
Kepala Desa Cikendung, Slamet Wakram, menyampaikan terima kasih kepada Komandan Kodim 0711/Pemalang atas bantuan distribusi air bersih bagi masyarakat.
Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu warga yang tengah menghadapi keterbatasan sumber air selama musim kemarau.
Ia menilai bantuan tersebut sangat membantu warga yang tengah menghadapi keterbatasan sumber air selama musim kemarau.Kehadiran distribusi air dari Kodim 0711/Pemalang menjadi salah satu solusi sementara di tengah kebutuhan yang masih tinggi dan luasnya wilayah yang terdampak kekeringan.
Narative.id | Pemalang


▶
▶
▶
▶
▶
▶
▶






Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Ekonomi & Usaha
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Pendidikan

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR