NARATIVE.ID, Pemalang — Menjelang Pemilihan Kepala Desa Kabunan, calon kepala desa Slamet Muhajirin meminta masyarakat menjaga suasana tetap aman dan tidak membiarkan perbedaan pilihan merusak hubungan antarwarga.
Ia juga menyatakan tidak setuju dengan praktik politik uang dalam Pilkades dan meminta masyarakat mempertimbangkan calon berdasarkan kapasitas serta program yang ditawarkan.
Pilkades Serentak Kabupaten Pemalang tahun 2026 dijadwalkan berlangsung pada 8 November 2026. Pemerintah Kabupaten Pemalang sebelumnya juga menekankan pentingnya kondusivitas dan netralitas selama seluruh tahapan pemilihan.
Berikut bagian terakhir wawancara Narative.id bersama Slamet Muhajirin.
Narative.id: Apa pesan Anda kepada masyarakat Kabunan menjelang Pilkades?
Slamet Muhajirin:
Mari kita laksanakan Pilkades Desa Kabunan dengan tenteram, aman, damai dan kondusif. Silakan masyarakat menyalurkan aspirasinya.

Slamet mengakui Pilkades memiliki karakter berbeda dibandingkan kontestasi politik yang cakupannya lebih luas. Hubungan antara pemilih dan calon kepala desa, menurutnya, jauh lebih dekat sehingga perbedaan pilihan juga bisa terasa lebih sensitif.
Narative.id: Mengapa menjaga hubungan antarwarga penting?
Slamet Muhajirin:
Karena Pilkades lebih dekat dan lebih sensitif. Masyarakat mengenal calonnya. Karena itu mudah-mudahan pelaksanaannya tetap kondusif dan warga bisa menyalurkan pilihannya dengan hati nurani.
Pembicaraan kemudian mengarah kepada praktik politik uang.
Narative.id: Bagaimana sikap Anda terhadap politik uang dalam Pilkades?
Slamet Muhajirin:
Saya tidak setuju sama sekali.
Menurut Slamet, pemberian uang untuk memengaruhi pilihan masyarakat memberikan pendidikan politik yang tidak baik. Ia juga melihat persoalan tersebut dari nilai agama yang diyakininya.
Narative.id: Mengapa Anda menolak politik uang?
Slamet Muhajirin:
Karena itu pembelajaran yang tidak bagus kepada warga. Masyarakat sebaiknya tetap melihat calonnya, melihat kapabilitasnya dan bagaimana programnya.
Narative.id: Lalu apa yang sebaiknya menjadi pertimbangan pemilih?
Slamet Muhajirin:
Jangan melihat dari sisi keuangan atau banyaknya uang yang diterima. Gunakan hati nurani untuk memilih pemimpin yang benar-benar memperhatikan dan membela masyarakat.
Slamet mengatakan siapa pun yang akhirnya mendapatkan kepercayaan masyarakat harus menjadikan kepentingan warga sebagai orientasi pemerintahan desa.
Narative.id: Pesan terakhir untuk masyarakat Kabunan?
Slamet Muhajirin:
Masyarakat tentu menginginkan pemimpin yang benar-benar memperhatikan rakyatnya, bukan pemimpin yang hanya memikirkan pribadi dan keluarganya. Pilih dengan hati nurani.
Pernyataan tersebut sekaligus menutup wawancara panjang Narative.id bersama Slamet Muhajirin mengenai perjalanan dirinya sebagai perangkat desa, persoalan yang ia lihat di tengah masyarakat, gagasan pelayanan hingga pandangannya terhadap Pilkades Kabunan.
Tamat — Seri Tanya Jawab Calon Kepala Desa Kabunan, Slamet Muhajirin


▶
▶
▶
▶
▶
▶






Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Ekonomi & Usaha
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Pendidikan

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR