NARATIVE.ID, Pemalang — Sejumlah alat peraga calon kepala desa di Desa Kabunan, Kabupaten Pemalang, ditemukan dalam kondisi rusak menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.
Berdasarkan rekaman video yang diterima Narative.id (30/09/2026), sedikitnya dua banner calon kepala desa terlihat mengalami kerusakan. Salah satunya banner bertuliskan “Calon Kades Kabunan – LEBENE BAE” yang tampak mengalami sobekan cukup besar pada bagian bawah.
Dalam rekaman yang sama, banner calon lainnya bertuliskan “Calon Kepala Desa Kabunan – TOMAS” juga terlihat mengalami sobekan memanjang pada bagian tengah hingga bawah.
Video tersebut direkam pada malam hari dan memperlihatkan sejumlah alat peraga calon kepala desa terpasang berjajar di pinggir jalan. Namun, rekaman tidak memperlihatkan secara langsung proses perusakan maupun siapa yang melakukannya.
Seorang warga Kabunan, Mas Dato, menilai kejadian tersebut tidak seharusnya terjadi di tengah proses Pilkades.
“Menurut saya itu sudah terlalu arogan. Kita menginginkan Pilkades yang bersih, aman, dan damai, supaya tidak terjadi konflik antara masyarakat maupun pendukung empat calon,” kata Mas Dato dalam wawancara yang diterima Narative.id.
Menurut Dato, informasi mengenai kerusakan banner tersebut juga telah menyebar melalui media sosial.
“Kalau mengetahui, sudah tahu, karena sudah ramai beredar di media sosial. Jadi masyarakat sudah banyak yang mengetahui,” ujarnya.
Keterangan lain disampaikan warga Moel Anjeli TV. Ia mengaku telah mendatangi lokasi setelah mendapat informasi mengenai kerusakan alat peraga tersebut.
“Informasinya memang ada. Saya sudah survei ke lokasi TKP. Di sebelah timur Kabunan ada banner calon Kepala Desa Kabunan,” katanya.
Menurut keterangannya, lokasi banner yang rusak berada di kawasan sekitar lapangan Kabunan Timur.
Ia juga menyebut terdapat warga yang diduga sempat melihat seseorang di sekitar lokasi sebelum orang tersebut meninggalkan tempat kejadian.
Moel berharap dinamika menjelang Pilkades tidak sampai memecah hubungan antarwarga.
“Harapan saya sebagai warga Kabunan yang baik, kita semua mempunyai hak untuk memilih. Jangan sampai kita saling bertengkar. Kita semua satu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa masyarakat seharusnya menentukan pilihan berdasarkan keyakinan masing-masing.
“Memilih satu pemimpin harus benar-benar yang sesuai dengan hati nurani kita,” katanya.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui siapa yang melakukan perusakan banner tersebut maupun motif di balik kejadian itu. Video yang diterima Narative.id hanya memperlihatkan kondisi alat peraga setelah mengalami kerusakan dan tidak merekam tindakan perusakan secara langsung.
Pemerintah Kabupaten Pemalang sebelumnya telah menyiapkan pengamanan dan tim fasilitasi serta monitoring untuk Pilkades Serentak 2026. Pemkab menyebut 173 desa mengikuti Pilkades serentak dan menekankan pentingnya menjaga pelaksanaan agar berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
Konfirmasi kepada panitia Pilkades Kabunan, pemerintah desa, pihak calon yang alat peraganya rusak, serta aparat keamanan masih diperlukan untuk memastikan kronologi dan tindak lanjut kejadian tersebut.


▶
▶
▶
▶
▶
▶
▶






Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Ekonomi & Usaha
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Pendidikan

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR