Narative.id Pemalang · Network of Local News
ADVERTISEMENTPILKADES 2026
Lingkungan & Bencana

Khofifah Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Pagak Malang

Gubernur Jatim Khofifah dijadwalkan menyalurkan bantuan air bersih bagi 1.061 warga terdampak kekeringan di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Malang HM Sanusi saat agenda penyaluran bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Sabtu (3/10/2026).
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Bupati Malang HM Sanusi saat agenda penyaluran bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Sabtu (3/10/2026). · Foto: Dok. Pemprov Jatim/Narative ID
NARATIVE.ID Malang, – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dijadwalkan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang, Sabtu (3/10/2026).

Penyaluran bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut dijadwalkan berlangsung di Balai Desa Pagak sekitar pukul 13.00 WIB. Khofifah diagendakan didampingi Bupati Malang HM Sanusi.

Berdasarkan data Posko Masa Tanggap Darurat Bencana Kekeringan 2026 BPBD Kabupaten Malang per 3 Oktober 2026, kekeringan di Kecamatan Pagak berdampak pada dua desa, yakni Desa Sumberejo dan Desa Pagak.

Total terdapat 216 kepala keluarga (KK) atau 1.061 jiwa yang terdampak. Rinciannya, Desa Sumberejo sebanyak 87 KK atau 545 jiwa, sedangkan Desa Pagak sebanyak 129 KK atau 516 jiwa.

Distribusi air bersih di wilayah tersebut telah dilakukan sejak 8 Agustus 2026. Untuk Desa Sumberejo, total distribusi mencapai 135 ribu liter, sedangkan Desa Pagak sebanyak 60.800 liter.

Khofifah dalam penyaluran bantuan air bersih di Jawa Timur sebelumnya menegaskan bahwa kehadiran Pemprov Jatim merupakan bagian dari upaya memperkuat penanganan yang telah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota.

“Kehadiran pemprov ini sifatnya menyubstitusi, komplementaritas, menguatkan, dan melapisi dari yang sudah dilakukan oleh kabupaten/kota.”

Selain dropping air bersih, Khofifah juga menyampaikan bahwa penanganan kekeringan perlu diarahkan pada penyediaan sumber air yang lebih permanen, antara lain melalui pengeboran serta pembangunan embung dan waduk.

Sementara itu, distribusi air bersih di Kabupaten Malang terus berlangsung. Hingga 1 Oktober 2026, total distribusi selama masa tanggap darurat kekeringan tercatat sekitar 3.432.050 liter. Khusus Kecamatan Pagak, distribusi pada 1 Oktober mencapai 5.000 liter.

Data jumlah warga terdampak maupun distribusi air masih dapat berubah mengikuti hasil pemantauan dan asesmen BPBD di lapangan.

Catatan: Status kedatangan Khofifah dan penyerahan bantuan secara langsung di Pagak masih perlu diperbarui berdasarkan dokumentasi atau konfirmasi lapangan hari ini.

Rekomendasi Video

Dipilih otomatis sesuai topik · geser →
Prayitno
Prayitno
Reporter / Redaksi Narative.id Pemalang

KOMENTAR (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Berita Terkait

BERITA TERBARU DARI JARINGAN NARATIVE.ID

Sucy Sanggar PSB ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
KristiantoADVERTISEMENT