NARATIVE.ID, Pemalang — Olahraga tembak reaksi IPSC di Kabupaten Pemalang dinilai memiliki peluang untuk terus berkembang. Namun, peningkatan sarana prasarana dan pembinaan atlet secara berkelanjutan masih menjadi kebutuhan utama.
Rifal, pengusaha asal Moga yang juga aktif di lingkungan Perbakin Jawa Tengah, mengatakan keberadaan fasilitas, termasuk lapangan tembak, menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong perkembangan olahraga menembak di Pemalang.
“Pastinya sarana prasarana, termasuk lapangan tembak. Saya optimistis banget bisa maju,” kata Rifal kepada NARATIVE.ID, Kamis (8/10/2026).
Menurut Rifal, perkembangan olahraga menembak di Pemalang telah menunjukkan kemajuan dibanding masa awal terbentuknya Perbakin di daerah tersebut.
“Dulu awal Pemalang ada Perbakin tahun 2019, senjata hanya ada satu. Sekarang Perbakin Pemalang sering mendapat juara satu nasional di ajang lomba berburu,” ujarnya.
Prestasi atlet menjadi salah satu modal untuk mengembangkan ekosistem olahraga menembak di Kabupaten Pemalang.
Salah satu atlet yang telah mencatat prestasi adalah Brigadir Taruna Aqilatifuddin, putra Bapak Kristianto, S.H., M.H. Aqilatifuddin sebelumnya mencatat prestasi dalam sejumlah kompetisi menembak.
Bapak Kristianto, S.H., M.H. yang juga memiliki Banyumilirama Shooting Club menilai perkembangan olahraga menembak di Pemalang tidak cukup hanya ditopang fasilitas.
Menurutnya, dukungan mental terhadap calon atlet juga perlu mendapatkan perhatian.
“Pertama tetap sarana dan prasarana. Dan juga support mental bagi calon-calon atlet yang dari Pemalang,” kata Kristianto.
Ia berharap proses pembinaan tidak dilakukan sesaat, tetapi berjalan terus menerus dan melibatkan berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap olahraga menembak.
“Saya berharap pembinaan terus menerus dilakukan oleh berbagai pihak yang peduli dengan olahraga ini,” ujarnya.
Keberadaan klub menembak, atlet yang mulai berprestasi, serta dukungan dari komunitas menjadi bagian penting dalam membangun regenerasi atlet.
Pembinaan yang konsisten juga dibutuhkan agar calon atlet tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental ketika mengikuti kompetisi.
Bagi Rifal, peluang Pemalang untuk berkembang di cabang olahraga menembak masih terbuka lebar.
Dengan dukungan fasilitas, lapangan latihan, klub, serta pembinaan atlet yang berkesinambungan, olahraga tembak reaksi di Pemalang diharapkan dapat melahirkan lebih banyak atlet yang mampu bersaing di berbagai tingkat kejuaraan.


▶
▶
▶
▶
▶
Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Ekonomi & Usaha
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Pendidikan

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR