Dari luar, keberadaan tempat ini terbilang sederhana. Papan bertuliskan “Rumah Tara” dan penunjuk arah membawa pengunjung masuk menuju sebuah area yang justru menyimpan suasana menarik di dalamnya.
Begitu memasuki Rumah Tara, nuansa tradisional langsung terasa.

Bangunan didominasi konstruksi kayu dengan atap genteng dan rangka yang dibiarkan terekspos. Tiang-tiang kayu, meja panjang, bangku, lampu gantung hingga berbagai ornamen pada dinding menciptakan kesan seperti sedang bertamu ke sebuah rumah Jawa.
Pepohonan dan tanaman yang berada di sekitar area semakin memperkuat kesan teduh. Konsep terbuka membuat cahaya alami masuk ke dalam ruangan tanpa menghilangkan karakter tradisional bangunan.
Inilah yang menjadi salah satu daya tarik Rumah Tara. Pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati makanan atau minuman, tetapi juga mendapatkan pengalaman ruang yang berbeda dari coffee shop modern pada umumnya.

Berdasarkan informasi yang ditampilkan Google Maps saat Narative.id melakukan penelusuran, Rumah Tara dikategorikan sebagai coffee shop dengan kisaran harga Rp25 ribu hingga Rp50 ribu.
Tempat ini tercatat memperoleh rating 4,4 dari 5 berdasarkan 143 ulasan. Pada informasi yang sama, Rumah Tara tercantum beroperasi hingga pukul 22.00 WIB.
Ringkasan ulasan pengunjung yang ditampilkan Google juga menyoroti suasana area duduk luar yang tenang dan dikelilingi pepohonan. Makanan yang disajikan turut menjadi salah satu hal yang disebut positif oleh pengunjung, meski terdapat pula ulasan yang menyinggung waktu pelayanan yang terkadang cukup lama.
Namun yang paling mudah mencuri perhatian ketika pertama kali berkunjung adalah atmosfer tempatnya.
Di tengah berkembangnya coffee shop dengan konsep industrial maupun minimalis, Rumah Tara memilih karakter berbeda. Elemen kayu, furnitur bergaya tradisional serta suasana seperti rumah menjadi identitas yang cukup kuat.
Bagi masyarakat Randudongkal dan sekitarnya, Rumah Tara bisa menjadi salah satu alternatif tempat untuk bertemu, berbincang, atau sekadar menikmati waktu sambil ngopi tanpa harus mencari tempat ke pusat kota Pemalang.


▶
▶
▶
▶

Narative.id Jawa Timur · Wisata, Kuliner & Budaya
Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana
Narative.id Jawa Timur · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Kebijakan & Politik
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Pemalang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Ekonomi & Usaha
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR