NARATIVE.ID, Pemalang — Warga RT 04/RW 02 Dukuh Karang Jambu, Desa Pagenteran, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih meski hujan mulai turun di sejumlah wilayah.
Warga mengaku sekitar sepuluh hari belum menerima distribusi bantuan air bersih. Hujan yang turun dinilai belum cukup memulihkan ketersediaan air yang layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Memang sudah turun hujan, tetapi sebentar. Air yang tersedia juga belum bisa dikonsumsi,” tutur salah seorang warga.
Kondisi tersebut membuat pasokan air bersih masih dibutuhkan masyarakat.
Pada Kamis (8/10/2026), Kodim 0711/Pemalang menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Dukuh Karang Jambu yang terdampak kekeringan.

Distribusi dilakukan oleh Serka Taufik dan Sertu Yusman. Bantuan tersebut dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan dasar, seperti minum, memasak, dan keperluan rumah tangga lainnya.
Bagi warga, turunnya hujan belum otomatis mengakhiri persoalan kekeringan. Hujan dengan durasi singkat belum mampu membuat sumber air kembali memenuhi kebutuhan masyarakat.
Karena itu, dropping air bersih masih diperlukan selama sumber air warga belum pulih.
Kondisi di Karang Jambu juga menunjukkan pentingnya pemantauan distribusi bantuan agar warga di titik-titik terdampak tidak terlalu lama menunggu pasokan air.
Koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, TNI, relawan, dan pihak terkait diperlukan agar distribusi air dapat menjangkau warga sesuai kebutuhan di lapangan.
Bagi masyarakat yang telah menunggu sekitar sepuluh hari, bantuan air bersih bukan sekadar bantuan kedaruratan. Air menjadi kebutuhan dasar yang menentukan keberlangsungan aktivitas sehari-hari warga.


▶
▶
▶
▶
▶
▶
▶






Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Ekonomi & Usaha
Narative.id Malang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Lumajang · Lingkungan & Bencana
Narative.id Malang · Pendidikan
Narative.id Jawa Timur · Kebijakan & Politik

KOMENTAR (0)
MASUKDAFTAR